Di antara reaksi di bawah ini yang merupakan reaksi reduksi adalah

Asked by wiki @ 20/08/2021 in Kimia viewed by 15098 persons

Asked by wiki @ 03/08/2021 in Kimia viewed by 6165 persons

Asked by wiki @ 03/08/2021 in Kimia viewed by 4543 persons

Asked by wiki @ 26/08/2021 in Kimia viewed by 2391 persons

Asked by wiki @ 20/08/2021 in Kimia viewed by 2258 persons

Asked by wiki @ 01/08/2021 in Kimia viewed by 1858 persons

Asked by wiki @ 03/08/2021 in Kimia viewed by 1596 persons

Asked by wiki @ 08/08/2021 in Kimia viewed by 1576 persons

Asked by wiki @ 31/08/2021 in Kimia viewed by 1533 persons

Asked by wiki @ 29/07/2021 in Kimia viewed by 1460 persons

Asked by wiki @ 30/07/2021 in Kimia viewed by 1416 persons

Asked by wiki @ 23/08/2021 in Kimia viewed by 1312 persons

Asked by wiki @ 26/08/2021 in Kimia viewed by 1285 persons

Asked by wiki @ 20/08/2021 in Kimia viewed by 1263 persons

Asked by wiki @ 03/08/2021 in Kimia viewed by 1258 persons

Jawaban: B. CuO + H₂ → Cu + H₂O

Pembahasan

Bilangan oksidasi (biloks) dapat berupa bilangan negatif, nol, atau positif. Simak aturan bilangan oksidasi pada gambar terlampir.

Berikut pembahasan dari masing-masing pilihan jawaban.

A. CuO + 2HCI → CuCI₂ + H₂O

Biloks H, O, dan Cl dari ruas kiri ke kanan tidak ada perubahan.

Tentukan biloks Cu pada CuO.

Biloks Cu + biloks O = 0

Biloks Cu + (-2) = 0

Biloks Cu = +2

Tentukan biloks Cu pada CuCl₂.

Biloks Cu + 2(biloks Cl) = 0

Biloks Cu + 2(-1) = 0

Biloks Cu = +2

Biloks Cu dari ruas kiri ke kanan juga tidak ada perubahan.

Karena tidak ada perubahan biloks, reaksi ini bukan termasuk reaksi redoks.

B. CuO + H₂ → Cu + H₂O

  • Biloks O dari ruas kiri ke kanan tidak ada perubahan.
  • Biloks H pada molekul H₂ di ruas kiri adalah 0 (nol), sedangkan biloks H pada H₂O adalah +1.

Tentukan biloks Cu pada CuO.

Biloks Cu + biloks O = 0

Biloks Cu + (-2) = 0

Biloks Cu = +2, di ruas kiri.

Sedangkan biloks unsur Cu di ruas kanan adalah 0 (nol).

Dapat dikatakan bahwa reaksi ini adalah reaksi redoks, dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Oksidasi terjadi pada atom H karena terjadi kenaikan biloks dari 0 menjadi +1.
  • Reduksi terjadi pada atom Cu karena terjadi penurunan biloks dari +2 menjadi 0.
  • Oksidator adalah CuO, dan reduktor adalah H₂.
  • Hasil oksidasi adalah H₂O, dan hasil reduksi adalah Cu.

C. 

  • Biloks H, dan O dari ruas kiri ke kanan tidak ada perubahan.
  • Biloks Na pada NaOH adalah +1 karena natrium adalah unsur logam alkali golongan IA.
  • Biloks Na pada ion natrium di ruas kanan juga +1 sesuai dengan besar muatannya.
  • Biloks Ag pada ion perak di ruas kiri adalah +1 sesuai dengan besar muatannya.
  • Biloks Ag pada AgOH juga +1, sebab bila dijumlahkan semua biloks Ag, O, dan H sama dengan nol.

Karena tidak ada perubahan biloks, reaksi ini bukan termasuk reaksi redoks.

D. Fe₂O₃ + 3H₂SO₄ → Fe₂(SO₄)₃ + H₂O

Biloks H, O, dan S dari ruas kiri ke kanan tidak ada perubahan. Perhatikan, S terdapat di kedua ruas sebagai ion sulfat sehingga biloksnya tetap.

Contoh pada H₂SO₄, biloks S = +6 dengan bukti:

2(biloks H) + biloks S + 4(biloks O) = 0

2(+1) + biloks S + 4(-2) = 0

Biloks S = +6

TIPS:

Setiap kali kita melihat atom S pada senyawa yang khusus mengandung sulfat, biloks S di dalamnya selalu +6. 

Tentukan biloks Fe pada Fe₂O₃.

2(biloks Fe) + 3(biloks O) = 0

2(biloks Fe) + 3(-2) = 0

Biloks Fe = +3

Atau, dari ionisasi 

Biloks Fe sesuai muatannya yaitu +3

Tentukan biloks Fe pada Fe₂(SO₄)₃.

Dengan cara yang sama, biloks Fe bisa diperoleh dari ionisasi 

Biloks Fe juga sesuai muatannya yaitu +3.

Karena tidak ada perubahan biloks, reaksi ini bukan termasuk reaksi redoks.

E. ZnO + 2HCI → ZnCI₂ + H₂O

Biloks H, O, dan Cl dari ruas kiri ke kanan tidak ada perubahan. Perhatikan, Cl terdapat di kedua ruas sebagai ion klorida dengan biloks tetap yakni -1.

Tentukan biloks Zn pada ZnO.

Biloks Zn + biloks O = 0

Biloks Zn + (-2) = 0

Biloks Zn = +2

Atau, dari ionisasi 

Biloks Zn sesuai muatannya yaitu +2

Tentukan biloks Zn pada ZnCl₂.

Dengan cara yang sama, biloks Zn bisa diperoleh dari ionisasi 

Biloks Zn juga sesuai muatannya yaitu +2

Karena tidak ada perubahan biloks, reaksi ini bukan termasuk reaksi redoks.

Pelajari lebih lanjut

---------------------------

Detil jawaban

Kelas: X

Mapel: Kimia

Bab: Reaksi Redoks

Kode: 10.7.6

Kata Kunci: diantara, reaksi redoks, reduksi, oksidasi, penurunan, kenaikan, aturan, bilangan oksidasi, tembaga, CuO, H₂

Berdasarkan proses mengikat atau melepas elektron, reaksi reduksi merupakan reaksi yang mengikat elektron. Pilihan A, B, dan C merupakan reaksi yang melepas elektron sehingga termasuk reaksi oksidasi. Reaksi D menunjukkan reaksi pengikatan elektron sehingga reaksi ini merupakan reaksi reduksi. Sedangkan reaksi E merupakan reaksi oksidasi yang ditinjau dari pengikatan atau pelepasan oksigen. Perhatikan besi mengikat oksigen sehingga menjadi oksida besi. 

Jadi, jawaban yang benar adalah D.